Monday, January 25, 2016

Agen Poker Indonesia -  Dokumen laboratorium forensik atas jasad Wayan Mirna Salihin (27) yang selama ini ditunggu-tunggu akan diserahkan. Penyidik Jatanras Ditkrimum Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara internal malam ini.

Foto: Istimewa
Internal Kasus Mirna Malam Ini - Bet2Poker

"Alhamdulillah hasil Puslabfor sudah ditanda tangan, sekarang dalam perjalanan ke Polda Metro Jaya. Nanti saya baca Puslbafornya, saya akan melakukan gelar internal dulu," kata Dikrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Dikatakan Krishna, hal itu dilakukannya sebagai persiapan ke Kejaksaan pada esok hari. Krishna mengaku, pihaknya sudah memiliki beberapa alat bukti. Di antaranya, keterangan ahli, petunjuk barang bukti, keterangan saksi, serta dokumen.

"Alat bukti kami sudah punya beberapa, keterangan ahli kami sudah punya, ahli yang akan kami periksa lebih dari enam ahli nanti, tapi kami sudah punya minimal tiga ahli," jelasnya.

Diketahui, jika dokumen forensik yang menjelaskan soal kandungan sianida di tubuh Mirna sudah berada di tangannya, maka Krishna beserta penyidik berencana akan melakukan ekspos ke Kejaksaan Tinggi pada Selasa 26 Januari 2016.

"Kalau ini (dokumen) keluar kita akan memforward faster. Karena nanti berkas kami yang menyajikan di pengadilan kan JPU (Jaksa Penuntut Umum), maka kami akan koordinasi ekspos seperti ini. Kalau mereka mengatakan cukup ya sudah atau kalau kurang kami akan dalami lagi," tandasnya.

Posted by : 


Agen Judi Poker - Dhedy Gunawan (26), korban pencurian di Perumahan Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, menjelaskan, bahwa ia baru tinggal selama empat bulan saat terjadi pencurian yang terekam oleh kamera pengintai CCTV.

Ilustrasi (Okezone)
Korban Pencurian di Pluit Baru Tinggal Selama Empat Bulan - Bet2Poker

"Saya satu bulan sebelum menikah membeli rumah itu dan tinggal di situ," katanya saat ditemui di Mapolsek Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (25/1/2016).

Setelah menikah, kata Dhedy, ia bersama istri mempekerjakan Lili Andriani (20) sebagai pembantu rumah tangga (PRT) untuk membantu mereka mengurusi rumah.

"Saya wiraswasta dan Lili sudah kami pekerjakan tiga bulan setelah saya menikah," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, terjadi pencurian yang terekam kamera pengintai CCTV, Jumat 22 Januari 2015. Pelaku yang mengaku bernama Erwin berpura-pura menjadi tukang servis TV dan komputer. Dalam menjelankan aksinya, pelaku berhasil membawa TV berukuran 50 inch dan laptop, dengan kerugian yang ditaksir mencapai Rp40 juta.

Posted by : 


Agen Poker Online  – Pada seminar African Rising: How to Put Indonesia into the Equation di Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jakarta, pada Senin 25 Januari, disampaikan bahwa sudah saatnya Indonesia mempererat hubungan dengan negara-negara yang di Afrika akibat potensi dan sejarah yang hampir serupa.

Salman Al Farisi membuka seminar
Indonesia-Afrika Harus Pererat Hubungan - Bet2Poker

Negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa sudah sejak lama menjalin kemitraan dengan negara di kawasan Afrika. Namun, Indonesia yang sebenarnya memiliki sejarah panjang dengan negara-negara di Afrika dinilai masih kurang merealisasikan kedekatannya dengan negara-negara di sana.

Sebenarnya Indonesia sendiri memiliki beberapa fondasi yang cukup kuat untuk semakin menjalin hubungan dengan Afrika, dasar yang dimaksud adalah KAA dan perjuangan mengusir penjajah.

“Afrika adalah kawan (comrade) dari Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan dari pengaruh asing,” kata Plt Badan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kemlu RI, Salman Al Farisi, di seminar tersebut, Senin (25/1/2016).

Ia juga menyampaikan bahwa dengan apa yang sudah dicapai oleh negara-negara Afrika, seharusnya menjadi daya tarik sendiri untuk Indonesia semakin mempererat hubungan.

“Kemampuan Afrika dalam menghancurkan tembok penghalang perkembangan adalah salah satu faktor untuk Indonesia memperkuat kerjasama dengan negara-negara di benua itu,” papar Salman.

Posted by : 


Sunday, January 24, 2016

Agen Poker Online  - Ratusan pengikut organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang berlabuh di Dermaga Tanjung Emas, Semarang, dievakuasi ke Embarkasi Haji Donohudan, Solo, Jawa Tengah. Sebanyak sepuluh bus mengangkut mereka dari pelabuhan dengan pengawalan ketat personel gabungan lintas sektoral.

Foto Ilustrasi (Dok. Okezone)
10 Bus Angkut Eks Gafatar ke Donohudan - Bet2Poker

Dari manifest KRI Gilimanuk, ada 351 pengikut Gafatar yang dibawa ke Donohudan. Sepuluh bus yang mengangkut pengikut Gafatar itu bertolak dari pelabuhan pukul 13.00 WIB.

Sebelum diangkut, anggota eks Gafatar ini didata ulang dan diberi waktu sejenak untuk beristirahat di Dermaga Nusantara Tanjung Emas. Mereka juga sempat diberi nasi kotak, air mineral, dan camilan.

Tim medis pun sempat memeriksa kesehatan mereka yang telah melewati perjalanan selama dua hari satu malam dengan menempuh jalur laut. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sempat mengunjungi mereka.

"Kamu pergi ke Kalimantan kenapa?" kata Ganjar kepada seorang perempuan eks Gafatar, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Senin (25/1/2016).

Perempuan yang mengaku berasal dari Daerah Yogyakarta itu menjawab singkat. "Ingin memulai hidup baru Pak di Pontianak," katanya.

Dari pantauan Okezone, gelombang pertama warga Gafatar yang dievakuasi lewat jalur laut tampak kelelahan. Rata-rata wajah mereka terlihat lusuh dengan dan pakaian seadanya yang tampak kotor.

Posted by : 


Agen Judi Poker - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti mengaku hari ini pihaknya akan melakukan panggilan terhadap saksi kunci atas tewasnya Wayan Mirna Salihin (27) usai minum kopi khas Vietnam di Kafe Olivier.

Foto: Istimewa

Sayangnya, Krishna enggan menyebut siapa saksi kunci yang dimaksud lantaran khawatir pelaku akan mendengar hal itu dan menyiapkan alibinya.

"Tidak bisa disebut siapa-siapanya. Nanti kalau dikasih tahu pelakunya bisa menyiapkan alibi-alibi dong," kata Krishna kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Dia hanya menyebut, saksi tersebut diperlukan untuk menguatkan keterangan. "Dia ini kami panggil karena ada keterangan lain yang ingin kami tanya lagi," cetus Krishna.

Namun siang ini, sekira pukul 13.30 WIB tampak seorang wanita menggunakan dress pink dengan rok polkadot keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dengan terburu-buru.

Dan benar saja, ketika dikepung wartawan gadis itu adalah Hanny salah seorang teman minum kopi Mirna. Namun dia sama sekali tidak memberikan keterangan kepada awak media, bahkan ketika didesak dia justru meneteskan air mata.

"Maaf ya maaf," ujar Hanny kepada wartawan.

Posted by : 

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!